MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL
Segmentasi Pasar Global, Target dan Posisi Pasar Global
Segmentasi
Pasar Global
Segmentasi
pasar global didefinisikan sebagai proses mengidentifikasi kelompok atau
kumpulan pelanggan potensial pada tingkat nasional maupun sub nasional yang kiranya
mempunyai persamaan tingkah laku dalam membeli. Setelah mengidentifikasikan
segmen, langkah berikutnya menetapkan target, artinya mengevaluasi segmen &
memfokuskan usaha pemasaran pada suatu Negara atau kelompok orang yang
mempunyai respon potensial yang signifikan.
Menetapkan
Sasaran Global
Menetapkan
sasaran adalah : tindakan mengevaluasi & membandingkan kelompok yang
diidentifikasi & kemudian memilih satu atau beberapa diantaranya sebagai
calon dengan potensi paling besar. Kriteria untuk menentukan target yaitu Besar
segmen yang ada & potensi pertumbuhan, Persaingan potensial dan Kecocokan
& kelayakan.
Memilih
strategi pasar sasaran global.
1.
Pemasaran globlal yang tidak membeda-bedakan . Serupa dengan pemasaran misal
dalam satu Negara, pendek kata, serupa dengan melibatkan penciptaan bauran
pemasaran yang sama.
2.
Pemasarn global terkonsentrasi. Menyiapkan bauran pemasaran untuk membidik
segmen tunggal di pasar global.
3.
Pemasaran global yang membeda- bedakan. Strategi ini mencakup sasaran dua atau
lebih segmen pasar yang berbeda dengan berbagai penawaran bauran pemasaran.
Menentukan
Posisi Produk di Pasar Global
Pemasaran
menentukan posisi yaitu suatu proses yang dipakai oleh perusahaan untuk
menetapkan suatu citra dibenak konsumen relative, terhadap citra produk yang
ditawarkan oleh pesaing.
A.
Menentukan posisi teknologi tinggi ( Hi-tech Positioning )
Komputer
pribadi , video & peralatan stereo, serta mobil merupakan contoh kategori
produk dengan menentukan posisi teknologi tinggi terbukti efektif. Produk
seperti ini sering kali dibeli atas dasar sifat –sifat produk yang konkret
walaupun citra mungkin juga penting. Pembeli biasanya sudah mempunyai atau
berkeinginan memperoleh informasi teknis yang cukup banyak. Dibagi 3
1.
Produk teknis : computer, bahan kimia. Contoh produk yang pembelinya mempunyai
kebutuhan tertentu, perlu banyak informasi serta mempunyai bahasa yang sama.
Mis : pembeli computer di Eropa & Amerika mempunyai pengetahuan yang setara
mengenai mikroprosesor 486, hard dis 80 mega, 8 mega RAM.
2.
Produk untuk peminat khusus. Produk ini tidak terlalu teknis & lebih
berorientasi pada waktu luang atau rekreasi, mempunyai karakteristik pengalaman
yang serupa & keterlibatan pengguna yang tinggi. Bahasa yang sama &
symbol yang berkaitan dengan produk seperti itu dapat mengatasi hambatan bahasa
& budaya. Peralatan olah raga adidas, kamera Canon, contoh produk untuk
peminat khusus yang sukses.
3.
Produk yang dapat ditunjukkan kegunaannya. Produk yang berbicara untuk dirinya
sendiri dalam iklan sifat & dan manfaatnya juga berjalan dengan baik.
Kamera instan Polaroid merupakan contoh produk global yang dapat ditunjukkan
kegunaannya & amat sukses.
B.
Menentukan posisi sentuhan canggih ( Hi-touch positioning )
Kurang
memerlukan penekanan pada informasi khusus & lebih menekankan pada citra.
Pembeli
produk sentuhan canggih juga mempunyai bahasa yang sama & sekumpulan symbol
yang berkaitan dengan tema kesejahteraan, materialism, & romantisme . Ada 3
:
1.
Produk yang memecahkan masalah umum.
Kategori
ini menyediakan manfaat yang berkaitan dengan moment kecil dalam kehidupan .
Iklan yang menayangkan percakapan diantara teman di kafe sambil minum secangkir
kopi atau menghilangkan dahaga dengan minuman ringan disiang hari ditepi pantai
menempatkan produk dipusat kehidupan sehari-hari & mengkomunikasikan
manfaat yang ditawarkan dengan cara yang dipahami diseluruh dunia.
2.
Produk desa global.
Wangi-wangian
chanel, pakaian mode pendesain, air mineral & pizza merupakan contoh baik
dari produk yang mempunyai posisi alami kuat diseluruh dunia. Dalam pasar
globalproduk mungkin mempunyai daya tarik global hanya berdasaarkan pada Negara
pembuatnya. Ke-Amerika-an dari Levis, Marlboro, & Harley-Davidson. Sony
merupakan nama yang sinonim dengan mutu Jepang, Mercedes merupakan perwujudan
insinyur Jerman yang legendaries.
3.
Produk yang menggunakan tema universal.
Beberapa
tema iklan & daya tarik produk dipikirkan cukup mendasar sehingga benar
bersifat transnasional. Tema tambahan adalah materialissme ( kunci untuk citra
oang kaya & status ), kepahlawanan ( tema termasuk individu sederhana atau
pengorbanan diri ) bermain ( waktu luang / rekreasi ) & prokreasi ( citra
masa pacaran & romantisme )
Pemasaran
di Negara Berkembang
Kekurangan
akan barang & jasa merupakan masalah sentral dinegara-negara berkembang dan
kebutuhan yang paling menekan adalah memperluas produksi.Pemasaran adalah
disiplin yang menjadi pedoman dalam proses mengidentifikasi & memenuhi
kebutuhan & keinginan masyarakat.Sebelum memutuskan apakah akan memasuki
suatau Negara berkembang, hal-hal yang perlu dipertimbangkan :
1.
Carilah informasi lain disamping PNB per kapita. Angka perkapita mungkin
menyembunyikan adanya kelas menengah dalam jumlah besar dalam pasar tadi
2.
Pertimbangan Negara-negara berkembang secara kolektif, bukan satu persatu.
3.
Ingat bahwa tidak semua Negara berkembang sama.
4.
Beri bobot antara manfaat & biaya kalau menjadi perusahaan pertama yang
menawarkan suatu produk atau jasa disebuh Negara berkembang.
5.
Tetapkan batas waktu realistic untuk melihat hasilnya. Karena perbedaan hokum
politik atau kekuatan sosial, berbagai peristiwa mungkin bergerak dengan
lambat.
Teknik
Pengambilan Keputusan terkait dengan Rantai Pasok (Supply Chain) dan Rantai
Nilai (Value Chain)
Tantangan
Menentukan Pemasok
Tantangan
dalam menentukan pemasok adalah untuk mewujudkan nilai yang akan memenuhi
kebutuhan pelanggan.Manajemen rantai pasok merupakan integrasi
aktivitas-aktivitas yang berawal dari pengadaan barang dan jasa, mengubah bahan
baku menjadi barang dalam proses dan barang jadi, serta mengantarkan
barang-barang tersebut kepada para pelanggannya dengan cara yang efisien. Untuk memperoleh
pemasok yang memiliki biaya yang paling rendah maka diperlukan sebuah metode
untuk mengukur efektifitas dan efisiensi dari setiap pemasok. Menurut I Nyoman
Pujawan (2005),
terdapat
tantangan yang harus dihadapi dalam mengelola supply chain, yaitu:
1.
Kompleksitas struktur supply chain
a.
Melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda-beda.
b.
Perbedaan bahasa, zona waktu dan budaya antar perusahaan
2.
Ketidakpastian
a.
Ketidakpastian permintaan
b.
Ketidakpastian pasokan: lead time pengiriman, harga dan kualitas bahan baku
c.
Ketidakpastian internal: kerusakan mesin, kinerja mesin yang tidak sempurna dan
ketidakpastian kualitas produk
Sistem
Nilai, Rantai Nilai Dan Peran Strategik Pemasaran Global
Sistem
Nilai
Dikatakan oleh Schroeder bahwa mengukur performa
supply chain adalah langkah pertama menuju perbaikan. Sebuah tahapan awal yang
perlu ditetapkan dan ditentukan untuk dapat mencapai tujuan perbaikan tersebut.
Schroeder mengemukakan bahwa pada umumnya ada lima poin penting yang dapat
diukur dalam performa supply chain management, yaitu (Shcroeder, 2007):
1. Pengiriman
Mengacu pada ketepatan waktu pengiriman: persentase
pesanan dikirimkan secara lengkap dan tidak melewati pada tanggal yang diminta
oleh pelanggan.
2. Kualitas
Ukuran langsung dari kualitas adalah kepuasan
pelanggan dan dapat diukur melalui beberapa cara. Salah satunya, dapat diukur
terhadap apa yang pelanggan harapkan. Pengukuran ini erat kaitannya dengan
loyalitas pelanggan.
3. Waktu
Waktu pengisian total dapat dihitung langsung dari
tingkat persediaan. Jika kita mengasumsikan ada tingkat penggunaan konstan dari
persediaan, maka waktu dalam persediaan hanya tingkat persediaan dibagi dengan
tingkat penggunaan.
4. Fleksibilitas
Fleksibilitas adalah waktu yang dibutuhkan untuk
mengubah volume atau bauran produk dengan persentase tertentu atau jumlah.
5. Biaya
Ada dua cara untuk mengukur biaya. Pertama, perusahaan
dapat mengukur total biaya pengiriman, termasuk manufacture, distribusi, biaya
persediaan tercatat, dan biaya rekening membawa piutang.
Rantai nilai mengungkapkan tiga macam peranan untuk
pemasaran dalam strategi persaingan global, yaitu :
1.
Peranan yang berkaitan dengan konfigurasi pemasaran. Walaupun banyak kegiatan
pemasaran harus dilakukan dalam setiap negara,value dapat didapatkan dengan
memusatkan beberapa kegiatan pemasaran pada suatu lokasi saja. Servis, contohnya,
harus tersebar disetiap negara. Akan tetapi, pelatihan sebagian dipusatkan pada
suatu lokasi.
2.
Peranan kedua dari pemasaran adalah koordinasi kegiatan pemasaran di seluruh
negara untuk meningkatkan pengetahuan perusahaan. Integrasi ini dapat memiliki
berbagai bentuk, termasuk transfer pengalaman relevan melintasi batas-batas
negara dalam bidang-bidang seperti manajemen pelangganan global, dan penggunaan
pendekatan atau metode serupauntuk riset pemasaran, pemosisian produk, atau
kegiatan pemasaran yang lain.
3. Peranan
ketiga dari pemasaran adalah memanfaatkan peluang untuk keunggulan di bagian
hulu dalam rantai nilai. Salah satu contoh kasusnya ialah pengembangan kamera
Canon model AE-1. Riset menyediakan informasi mengenai kebutuhan pasar yang
membuat Canon mampu mengembangkan produk Global. Unsur hulu dari rantai nilai
menarik manfaat dari informasi ini dan membuat Canon mampu mengembangkan produk
yang seragam bentuk fisiknya yang memerlukan suku cadang lebih sedikit,
berkurangnya rekayasa, persediaan yang lebih rendah, dan masa produksi yang
lebih lama dari pada yang dapat diperoleh perusahaan bila perusahaan
mengembangkan produk yang disesuaikan dengan kondisi unik dalam masing-masing
pasar nasional.
Peran
Strategik Pemasaran Global
Bagaimana keputusan mengenai rantai pasokan berdampak
pada strategi akan ditunjukkan pada tabel berikut:
|
Strategi
biaya rendah
|
Strategi
respon
|
Strategi
diferensiasi
|
|
|
Tujuan pemasok
|
Penuhi
permintaan dengan biaya serendah mungkin
|
Tanggapi
perubahan kebutuhan/permintaaan dengan cepat untuk memin terjadinya persedian
habis
|
Penelitian
pangsa pasar, bersama-sama mengembangkan produk dan pilihan
|
|
Kriteria pemilihan utama
|
Pilih
terutama karena biaya
|
Pilih
terutama karena kapasitas, kecepatan dan fleksibilitas
|
Pilih trtm
krn ketrampilan pengembangan produk
|
|
Karakteritik proses
|
Mempertahankan
utilitas rata-rata yang tinggi
|
Menanam modal
pada kapasitas berlebih dan proses yang fleksibel
|
Proses
moduler yang menuju mass customization
|
|
Karakteristik Persediaan
|
Meminimalkan
persedian di seluruh rantai untuk menekan biaya
|
Kembangkan
sistem yang cept tanggap, dengan persedian cadangan untuk memastikan pasokan
|
Mmin
persediaan dalam rantai untuk menghindari produk menjadi usang
|
|
Karakteristik Lead Time
|
Memendekkan
lead time sepanjang tidak meningkatkn biaya
|
Menanamkan
investasi secara agresif untuk mngurangi lead time produksi
|
Menanamkan
investasi secara agresif untuk mengurangi lead time pengembangan
|
|
Karakteristik desain produk
|
Maksimalkan
kinerja dan minimisasi biaya
|
Menggunakan
desain produk yang mendorong waktu set up yang rendah dan produksi massal
|
Menggunakan
desain modular untuk menunda differensiasi produk selama mungkin.
|
Kriteria
Keputusan Pemasok
Identifikasi kriteria dalam pemilihan
pemasok ini, berdasarkan dimensi kualitas menurut teori garvin yang dapat
digunakan untuk menganalisis karakteristik mutu produk dan menurut teori
kotler untuk dimensi kualitas mutu pelayanan. Penjelasan untuk masing-masing
kriteria yang digunakan adalah sebagai berikut:
1.
Pengiriman barang, adalah proses penyampaian barang dari produsen ke konsumen
2.
Pelayanan, adalah usaha yang dilakukan pemasok dalam melayani
kebutuhan konsumen
3.
Produk, adalah hasil yang terwujud barang yang ditawarkan oleh
pemasok
4.
Kualitas pemasok, adalah kemampuan pemasok dalam menjaga reputasi dan
konsistensi dalam bekerja sama dengan para konsumen. Hal ini bertujuan
untuk mempermudah kelancaran produksi
5.
Biaya, adalah uang yang dikeluarkan konsumen untuk memperoleh produk
Alternatif
strategi menentukan pemasok:
Terdapat
lima strategi yang dapat dipilih perusahaan untuk melakukan pembelian kepada
supplier yaitu adalah sebagai berikut:
1. Banyak
Pemasok (Many Supplier)
Strategi
ini memainkan antara pemasok yang satu dengan pemasok yang lainnya dan
membebankan pemasok untuk memenuhi permintaan pembeli. Para pemasok saling
bersaing secara agresif. Meskipun banyak pendekatan negosiasi yang digunakan
dalam strategi ini, tetapi hubungan jangka panjang bukan menjadi tujuan. Dalam
pendekatan ini, tanggung jawab dibebankan pada pemasok untuk mempertahankan
teknologi, keahlian, kemampuan ramalan, biaya, kualitas dan pengiriman.
2. Sedikit
Pemasok (Few Supplier)
Dalam
strategi ini, perusahaan mengadakan hubungan jangka panjang dengan para pemasok
yang komit. Karena dengan cara ini, pemasok cenderung lebih memahami
sasaran-sasaran luas dari perusahaan dan konsumen akhir. Penggunaan hanya
beberapa pemasok dapat menciptakan nilai denganmemungkinkan pemasok mempunyai
skala ekonomis dan kurva belajar yang menghasilkan biaya transaksi dan biaya
produksi yang lebih rendah. Dengan sedikit pemasok maka biaya
mengganti partner besar, sehingga pemasok dan pembeli menghadapi resiko akan
menjadi tawanan yang lainnya.
3. Vertical
Integration
Artinya
pengembangan kemampuan memproduksi barang atau jasa yang sebelumnya dibeli,
atau dengan benar-benar membeli pemasok atau distributor. Integrasi vertical
dapat berupa:
Integrasi
ke belakang (Backward Integration) berarti penguasaan kepada sumber daya,
misalnya Perusahaan Mobil mengakuisisi Pabrik Baja.
Integrasi
kedepan (Forward Integration) berarti penguasaan
kepada konsumennya, misalnya Perusahaan Mobil
mengakuisisi Dealer yang semula sebagai distributornya.
4. Kairetsu
Network.
Kebanyakan
perusahaan manufaktur mengambil jalan tengah antara membeli dari sedikit
pemasok dan integrasi vertical dengan cara misalnya mendukung secara financial
pemasok melalui kepemilikan atau pinjaman. Pemasok kemudian menjadi
bagian dari koalisi perusahaan yang lebih dikenal dengan kairetsu.
Keanggotaannya dalam hubungan jangka panjang oleh sebab itu diharapkan dapat
berfungsi sebagai mitra, menularkan keahlian tehnis dan kualitas produksi yang
stabil kepada perusahaan manufaktur. Para anggota kairetsu dapat
beroperasi sebagai subkontraktor rantai dari pemasok yang lebih kecil.
5. Perusahaan
Maya (Virtual Company)
Perusahan
Maya mengandalkan berbagai hubungan pemasok untuk memberikan pelayanan pada
saat diperlukan. Perusahaan maya mempunyai batasan organisasi yang tidak tetap
dan bergerak sehingga memungkinkan terciptanya perusahaan yang unik agar dapat
memenuhi permintaan pasar yang cenderung berubah. Hubungan yang terbentuk dapat
memberikan pelayanan jasa diantaranya meliputi pembayaran gaji, pengangkatan
karyawan, disain produk atau distribusinya. Hubungan bisa bersifat jangka
pendek maupun jangka panjang, mitra sejati atau kolaborasi, pemasok atau
subkontraktor. Apapun bentuk hubungannya diharapkan akan menghasilkan kinerja
kelas dunia yang ramping. Keuntungan yang bisa diperoleh diantaranya
adalah: keahlian manajemen yang terspesialisasi, investasi modal yang renadh,
fleksibilitas dan kecepatan. Hasil yang diharapkan adalah efisiensi.
Selain
itu ada alternatif lain yang dapat dipakai yaitu:
1.
Strategi menentukan pemasok perusahaan internasional, mengandalkan kemampuan
sendiri atau kelompok negeri sendiri untuk pasaran dunia
2.
Strategi menentukan pemasok perusahaan multinasional, pendirian fasilitas
produksi di setiap negara tenpatnya beroperasi
3.
Strategi menentukan pemasok perusahaan global, efisiensi biaya, menetapkan
pemasok produk standar dari pabrik berukuran dunia
4.
Strategi menentukan pemasok perusahaan internasional, penentuan pemasok di
negeri sendiri dengan beberapa adaptasi oleh unit nasional
Pilihan Strategi Memasuki Pasar Global dan Berekspansi
Pasar
Global.
Pasar
global adalah pemasaran berskala seluas dunia Internasional yang terbuka bagi
seluruh pelaku usaha. Peluang pasar selalu terbuka bagi semua pelaku usaha, tak
terkecuali di pasar ekspor. Yang penting mesti kreatif dan mau berinovasi dalam
mengembangkan pasar.Pelaku bisnis yang tangguh tentu tak mudah ditenggelamkan
oleh setiap perubahan tantangan bisnis meski tantangan yang datang semakin
berat. Pasar global mengalami perkembangan yang pesat belakangan ini karena
beberapa faktor, antara lain:
1.
Adanya beberapa negara industri yang mampu menghasilkan produk berkualitas
dengan harga murah, misalnya China dan Taiwan
2.
Semakin banyak orang yang melakukan perjalanan antar negara yang secara
langsung menjadi konsumen global
3.
Semakin banyaknya transportasi antar negara yang mempermudah distribusi produk
4.
Perdagangan dunia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan
pasar dunia
Ekspor
Ekspor
adalah penjualan barang ke luar negeri dengan menggunakan sistem pembayaran,
kualitas, kuantitas dan syarat penjualan lainnya yang telah disetujui oleh
pihak eksportir dan importir. Proses ekspor pada umumnya adalah tindakan untuk
mengeluarkan barang atau komoditas dari dalam negeri untuk memasukannya ke
negara lain. Ekspor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari
bea cukai di negara pengirim maupun penerima. Ekspor adalah bagian penting dari
perdagangan internasional. Penjualan barang oleh eksportir keluar negeri
dikenai berbagai ketentuan dan pembatasan serta syarat-syarat khusus pada jenis
komoditas tertentu termasuk cara penangan dan pengamanannya. Setiap negara
memiliki peraturan dan ketentuan perdagangan yang berbeda-beda. Khusus ekspor
komoditas pertanian dan perikanan di indonesia sebagaian besar tidak memiliki
ketentuan dan syarat yang terlalu rumit bahkan pemerintah saat ini mempermudah
setiap perusahaan untuk mengekspor hasil pertanian dan perikanannya ke luar
negeri.
Lisensi
Lisensi merupakan pemberian izin untuk
melakukan produksi suatu produk atau jasa tertentu, yang mana produk atau jasa
itu sebelumnya telah dipatenkan oleh yang menciptakannya pertama kali. Lisensi
juga sering diartikan sebagai suatu bentuk pemberian izin untuk memanfaatkan
pertama kali. Lisensi dapat juga diartikan sebagai suatu bentuk pemberian izin
untuk menggunakan hak atas kekayaan intelektual, dimana dapat diberikan pemberi
lisensi kepada penerima lisensi dengan maksud supaya penerima lisensi dapat
melakukan aktivitas usaha atau memproduksi produk tertentu dengan memanfaatkan
hak atas kekayaan intelektual yang dilisensikan. Dalam lisensi terdapat istilah
perjanjian lisensi, perjanjian lisensi yaitu perjanjian antara dua pihak atapun
lebih yang mana satu pihak bertindak memberikan lisensi sebagai pemilik atau
pemegang lisensi kepada pihak yang bertindak sebagai penerima lisensi, sehinga
pihak penerima lisensi dapat dengan legal memproduksi dan memasarkan
produk/jasanya. Pihak yang memberikan lisensi disebut dengan Licencor dan pihak
yang menerima lisensi disebut License. Secara tidak langsung, istilah lisensi
telah mengarah kepada penjualan atau izin memanfaatkan hak paten dan hak untuk
menggunakan merek dagang. Tentunya pemegang lisensi (License) yang telah
diberik izin oleh pemberi lisensi (Licencor) harus memproduksi produk dengan
bahan yang sama persis, kecuali untuk variasi supaya produk yang di produksi
sesuai dengan selera masyarakat yang mana pemegang lisensi memasarkannya.
Usaha
Patungan
Usaha
patungan atau joint venture adalah strategi hubungan formal antara dua atau
lebih kelompok untuk mencapai satu tujuan yang disepakati bersama ataupun
memenuhi bisnis kritis tertentu yang dibutuhkan masing-masing organisasi secara
independen. Aliansi strategis pada umumnya terjadi pada rentang waktu tertentu,
selain itu pihak yang melakukan aliansi bukanlah pesaing langsung, namun
memiliki kesamaan produk atau layanan yang ditujukan untuk target yang sama.
Kelebihan joint venture :
- mengurangi kebutuhan modal dan sumber daya lainnya.
- keuntungan perusahaan nasional dalam joint venture adalah mendapatkan tekhnologi sedangkan perusahaan internasional memperoleh keuntungan pemasaran.
- dapat meminimumkan resiko.
- memungkinkan perusahaan beroprasi secara global.
jika perusahaan swasta membentuk joint venture dengan perusahaan negara, ada beberapa keuntungan yang diraih perusahaan swasta, seperti kepemilikan menjadi tertutup. Bagi perusahaan negara, keuntungannya adalah adanya akses untuk menggali dana dari penerbit saham.
jika perusahaan domestic membentuk joint venture dengan perusahaan asing atau luar negeri maka perusahaan domestic dapat memperoleh peluang mendapatkan manajemen local di negara asing.
Kekurangan joint venture :
- manajer yang harus berkolaborasi dalam joint venture operasi harian tidak terlibat dalam pembentukan joint venture.
- joint venture mungkin bermanfaat bagi perusahaan tetapi belum tentu bermanfaat bagi pelanggan.
- joint venture mungkin tidak didukung secara seimbang dari setiap pihak yang berpartner, sehingga memunculkan problem baru.
- joint venture memungkinkan mulai timbulnya persaingan antara 1 partner dengan partner lainnya.
Kelebihan joint venture :
- mengurangi kebutuhan modal dan sumber daya lainnya.
- keuntungan perusahaan nasional dalam joint venture adalah mendapatkan tekhnologi sedangkan perusahaan internasional memperoleh keuntungan pemasaran.
- dapat meminimumkan resiko.
- memungkinkan perusahaan beroprasi secara global.
jika perusahaan swasta membentuk joint venture dengan perusahaan negara, ada beberapa keuntungan yang diraih perusahaan swasta, seperti kepemilikan menjadi tertutup. Bagi perusahaan negara, keuntungannya adalah adanya akses untuk menggali dana dari penerbit saham.
jika perusahaan domestic membentuk joint venture dengan perusahaan asing atau luar negeri maka perusahaan domestic dapat memperoleh peluang mendapatkan manajemen local di negara asing.
Kekurangan joint venture :
- manajer yang harus berkolaborasi dalam joint venture operasi harian tidak terlibat dalam pembentukan joint venture.
- joint venture mungkin bermanfaat bagi perusahaan tetapi belum tentu bermanfaat bagi pelanggan.
- joint venture mungkin tidak didukung secara seimbang dari setiap pihak yang berpartner, sehingga memunculkan problem baru.
- joint venture memungkinkan mulai timbulnya persaingan antara 1 partner dengan partner lainnya.
Stategi
Perluasan Pasar
Pertumbuhan
dan ekspansi bisnis adalah tujuan utama bagi sebagian besar pemilik bisnis dan
pengusaha. Tapi bagaimana cara untuk memperluas bisnis di era pertumbuhan
perekonomian yang lambat seperti saat ini? Terdapat 3 strategi dimana
perusahaan ingin memperluas produk atau pasarnya, yaitu:
* Strategi penetrasi pasar, dimana hal ini dilakukan dengan cara membanjiri pasar dengan produk baru yang belum ada dipasaran, sehingga orang atau pelanggan akan membeli produk tersebut.
* Strategi pengembangan pasar, ini dilakukan bilamana perusahaan mulai mencari saluran baru atau wilayah baru untuk pasar produknya yang belum tersentuh dari produk tersebut.
* Strategi pengembangan produk, strategi ini dilakukan bilamana perusahaan telah melakukan dua strategi sebelumnya dimana produk sebelumnya dilakukan diversifikasi atau penemuan turunan dari produk tersebut.
* Strategi penetrasi pasar, dimana hal ini dilakukan dengan cara membanjiri pasar dengan produk baru yang belum ada dipasaran, sehingga orang atau pelanggan akan membeli produk tersebut.
* Strategi pengembangan pasar, ini dilakukan bilamana perusahaan mulai mencari saluran baru atau wilayah baru untuk pasar produknya yang belum tersentuh dari produk tersebut.
* Strategi pengembangan produk, strategi ini dilakukan bilamana perusahaan telah melakukan dua strategi sebelumnya dimana produk sebelumnya dilakukan diversifikasi atau penemuan turunan dari produk tersebut.
Penentuan
Posisi Pasar.
Menentukan
posisi pasar adalah menetukan posisi yang kompetitif untuk produk atau suatu
pasar. Kegiatan ini dilakukan setelah menentukan segmentasi mana yang akan
dimasuki, maka harus pula menentikan posisi mana yang ingin ditempati dalam
segmentasi tersebut. Posisi produk
adalah bagaimana suatu produk yang diidentifikasikan oleh konsumen atas dasar
atribut-atributnya. Tujuan penetapan posisi pasar adalah untuk membangun dan
mengkomunikasikan keunggulan bersaing produk yang dihasilkan kedalam benak
konsumen. Strategi penentuan posisi pasar terdiri dari:
1.
Atas dasar atribut (harga murah atau mahal).
2.
Kesempatan penggunaan (sebagai minuman energi atau turun panas).
3.
Menurut kelas pengguna (sampo bagi orang dewasa atau untuk anakanak).
4.
Langsung menghadapi pesaing (kami nomor satu).
5.
Kelas produk (sabun kecantikan)
Persaingan Global serta Daya Saing
Analisis
Industri.
Analisis
industri merupakan salah satu bagian dari analisis fundamental. Analisis
industri biasanya dilakukan setelah kita melakukan analisis ekonomi. Dalam
analisis industri, investor mencoba memperbandingkan kinerja dari berbagai
industri, untuk bisa mengetahui jenis industri apa saja yang memberikan prospek
paling menjanjikan ataupun sebaliknya. Setalah melakukan analisis industri,
investor nantinya akan menggunakan informasi tersebut sebagai masukan untuk
mempertimbangkan saham-saham dari kelompok industri mana sajakah yang akan
dimasukkan dalam portofolio yang akan dibentuknya.
Keunggulan
Kompetitif
Keunggulan kompetitif adalah kemampuan yang dimiliki oleh sebuah
organisasi untuk merumuskan strategi dan mengaplikasikannya pada suatu posisi
yang tepat dengan menggunakan kemampuan karakteristik dan segala sumber daya
yang dimiliki oleh perusahaan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan yang
sebesar-besarnya. Ada dua hal yang akan mempengaruhi tercapainya keunggulan
kompetitif, yaitu harga yang rendah dan keunikan produk itu sendiri.
Memfokuskan
diri terhadap keunggulan kompetitif yang dimiliki dapat dilakukan dengan
berbagai cara salah satunya adalah dengan evektifitas operasional jika
dikombinasikan dengan setrategi yang tepat untuk mencapai kinerja yang unggul,
serta dengan memaksimalkan keunggulan tersebut dapat tercapainya hasil
kompetitif yang baik atau yang diharapkan.
Persaingan
Global dan Keunggulan Kompetitif Nasional.
Konsekuensi
yang tidak dapat dihindarkan dari perluasan kegiatan pemasaran
global adalah tumbuhnya persaingan global. Dalam semua indusrti persaingan
merupakan masalah yang sangat kritis yang mempengaruhi sukses.
ü Persaingan
Global
Merupakan
suatu tahap perkembangan fenomena budaya yang harus dilalui oleh kemajuan
peradaban dan kehidupan. Yang terpenting adalah bagaimana menentukan sikap dan
mempersiapkan diri untuk menghadapi datangnya fenomena tersebut. Persaingan
global dapat dipandang dari aspek ekonomi, sosial, budaya maupun dari aspek
lainnya yang menyebabkan terjadinya interaksi dan kompetisi antar masyarakat di
dunia. Secara umum persaingan global didefinisikan sebagai suatu
bentuk kompetisi tingkat dunia dimana setiap negara berhak untuk ikut bersaing
tanpa dibatasi oleh wilayah. Persaingan global juga sering diartikan sebagai
bentuk kesepakatan antar negara-negara di dunia untuk dapat mengaktualisasikan
dirinya dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan
budaya masyarakat.
ü Keunggulan
Kompetitif Nasional
Merupakan
penilaian kemampuan suatu negara untuk berpartisipasi kompetitif di pasar
internasional. Beberapa negara memiliki keunggulan lebih dari yang lain, karena
berbagai alasan. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah dapat
mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka untuk meningkatkan keunggulan
kompetitif nasional mereka.
E-Marketing dan Aspek Komunikasi Pemasaran Global
E-Marketing
Internet
Marketing atau e-marketing adalah segala usaha yang dilakukan untuk melakukan
marketing suatu produk atau jasa melalui atau menggunakan media Internet atau jaringan
www. Kata e dalam e-marketing ini berarti elektronik (electronic) yang artinya
kegiatan marketing yang dimaksud dilaksanakan secara elektronik lewat Internet
atau jaringan syber. Dengan munculnya teknologi Internet dalam beberapa tahun
ini, banyak istilah baru yang menggunakan awalan e-xxx, seperti halnya:
e-surat, e-business, e-gov, e-society, dll.
Banyak
orang beranggapan bahwa marketing Internet adalah segala hal yang berhubungan
dengan mencari uang di Internet, yang sebetulnya hal ini tidak benar. Perlu
diketahui bahwa ratusan bahkan ribuan program mencari uang di Internet adalah
kegiatan yang dilarang dan merupakan kecurangan alias penipuan yang hanya
menguntungkan untuk orang-orang tertentu saja.
Kegiatan
marketing Internet umumnya meliputi atau berkisar pada hal-hal yang berhubungan
dengan pembuatan produk periklanan, pencarian prospek atau pembeli dan
penulisan kalimat-kalimat marketing atau copywriting. Marketing internet atau
e-marketing ini secara umum meliputi kegiatan pembuatan desain web (web
design), periklanan dengan menggunakan baner, promosi perusahaan lewat mesin
pencari informasi (mesin pencari), surat elektronik atau e-surat (e-mail),
periklanan lewat e-surat (email advertising), marketing afiliasi (affiliate
marketing), advertensi interaktif (interactive advertising), dll.
Komunikasi
Pemasaran Global
Komunikasi pemasaran adalah sarana
dimana perusahaan berusaha menginformasikan, membujuk, dan meningkatkan
konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang
dijual. Sedangkan komunikasi pemaasaran global merupakan efektivitas komunikasi
pemasaran yang melewati batas-batas negara. Bentuk-bentuk utama dari komunikasi
pemasaran yaitu :
1.
Personal Selling
Bentuk
komunikasi antar individu dimana tenaga penjual menginformasikan,
mendidik, dan melakukan persuasi kepada calon pembeli untuk membeli
produk atau jasa perusahaan.
2.
Advertising
Adversting
adalah segala bentuk presentasi non-pribadi dan promosi gagasan, barang atau jasa
oleh sponsor tertentu yang harus dibayar.
3.
Sales Promotion
Merupakan
semua kegiatan pemasaran yang mencoba merangsang terjadinya aksi pembelian
suatu produk yang yang cepat. Caranya dengan menggunakan kupon, voucher,
sampel, undian dan discount
4. Public
Relations
Upaya
hubungan masyarakat perusahaan harus membantu perkembangan perbuatan baik dan
pemahaman di antara unsur-unsur pokok perusahaan baik yang di dalam maupun yang
di luar. Praktisi humas bertujuan menghasilkan publisitas yang baik. Personil
humas juga memainkan peran kunci dalam merespon laporan media yang tidak
menyanangkan atau kontrofersi yang timbul karena kegiatan perusahaan di belahan
dunia lain.